Proses panjang yang di tempuh oleh Mas Ayus, founder Sabyan hingga Sabyan menjadi seperti sekarang tidaklah mudah. Mengenal gambus sejak SD, mencoba berbagai alternatif hidup termasuk kerja di gudang dan kuliah dijurusan komputer. Mas Ayus memutuskan untuk kembali kepada yang dia sukai yaitu music, khususnya gambus. 
Berbekal cicilan piano, Mas Ayus mengumpulkan satu persatu tim sabyan, dari tanpa vocal hingga sabyan bisa terbentuk seperti sekarang. “Dulu sabyan jobnya paling satu bulan sekali, satu bulan dua kali, terus sampai akhirnya sekarang terbalik, istirahat nya cuman seminggu sekali”

Selengkapnya di kanal kami. Youtube.kalajournal.com semoga menginspirasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *