Jika kamu penggemar band indie, maka tak akan asing dengan Bara Suara dan dapat dipastikan kamu akan mengenal Bang Gerald Situmorang, Bassis Bara Suara yang telah banyak dianugrahi pernghargaan dari karya-karya emasnya.

Bang GeSit bagaimana Bang Gerald Sitomorang dipanggil adalah cerminan bagaimana sosok laki-laki yang masih muda dan memiliki passion mampu menunjukkan eksistensinya ke khalayak umum. Dengan segudang prestasi yang sudah diraihnya, Bang Gesit adalah sosok yang cukup sederhana dan santai, sebagai interviewer, masih teringat jelas, Dia adalah pembicara yang paling santai dan asik yang pernah kita temui sampai saat ini.

Dengan latar kamarnya sendiri dengan mini studio di dalamnya, Bang Gesit menceritakan secara detail perjalanan hidupnya, bagaimana dia mengenal musik saat kecil, menjajal bergabung band, memutuskan menempuh pendidikan ekonomi di Universitas Indonesia, hingga akhirnya kembali berkarya di dunia musik.

“Gitar adalah benda yang otomatis aku cari saat di tiba dirumah”

Dan yang benar saja, saat ada jeda di tengah-tengah interview, Bang Gesit akan otomatis memegang gitarnya dan memainkannya dengan asik, hal yang jarang terlihat di era digital saat ini. Sempat di tawari untuk berhenti sekolah ekonomi dan konsen di dunia musik, Dia menolak dengan tegas dan memilih untuk menuntaskannya, karena satu hal, Bang Gesit cinta musik, tapi juga suka ekonomi.

Jika ada teori berapa jam seseorang harus berlatih hingga bisa di juluki sebagai maestro disuatu bidang, maka aku perkirakan Bang Gesit akan menjadi next maestro di bidang musik kelak. Satu pesan Bang Gesit untuk penikmat Kala Journal.

“Jangan berharap hal instan, yang lebih penting adalah konsisten dan niat. Karena yang instan tak jarang berakhir dengan instan pula”

Ziana Walidah
Co-producer KALA Journal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *